Opini: Mengapa Konsep dan Obyektif Begitu Penting?

Semasa kuliah dosen kita (fak. teknik) sering berkata: konsep ini didasari oleh pemikiran bla bla bla...; sambil gak mengerti seratus persen kita ya manggut-manggut saja, hi hi hi.

Begitu lepas dari bangku kuliah, mulailah kehidupan dunia nyata. Banyak yang kasak kusuk, "Apa rencana lue ke depan ntar?"

Konsep & Obyektif Saling Mendukung
Dari dua alinea di atas, dituliskan konsep dan pertanyaan rencana, kalau diterjemahkan lagi, rencana harus didasari Obyektif (tujuan akhir) yang jelas serta didukung Konsep yang benar.

Konsep - wikipedia mendefinisikan sbb: Konsep adalah abstrak, entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian atau hubungan.
Obyektif - apa sih yang diinginkan setelah melakukan sebuah kegiatan/ aktivitas.

Contoh Konsep: Bagaimana konsep perpindahan barang dari gudang ke pelabuhan dengan cara yang efektif tapi efisien.
Contoh Obyektif: Perpindahan barang yang efektif tapi efisien dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas sambil menekan cost.

Sebuah Obyektif  memerlukan konsep yang pas untuk mencapai tujuan akhir yang benar, betul, dan bagus.

Konsep & Obyektif in Action
Kalau ada orang yang pengen pindah tempat kerja dan tanya ke web www.kiki4hire.com selalu ditanya Obyektif pindahnya apa? Lalu Konsep berpikir client kita diuji dan diluruskan; ini baru salah satu contoh kasus yang umum ditanyakan.

Seringkali seseorang berusaha lari dari kondisi yang kurang enak di tempat bekerjanya sekarang mencoba pindah dan mencari suasana baru. Ini bukanlah konsep yang baik walaupun obyektifnya betul.

Untuk lebih detilnya carilah keyword pindah kerja di bagian search di kanan atas web kami dan kasus yang berhubungan akan dimunculkan.

Semoga bermanfaat.

-kiki4hire-

1 comment:

  1. Konsep dan Obyektif saling sinergi kalau diaplikasikan dengan benar...

    ReplyDelete

Silakan komentari