Malas Bertanya? Tanya Kenapa...?

Dalam sebuah rapat atau training, apakah anda termasuk orang yang malas bertanya?
Kenapa bisa begitu? Kita simak yuk...

Orang Indonesia punya ciri khas, collaborative - introvert, artinya kalau berkomunikasi sebenarnya doyan, tapi karena introvert tidak diungkapkan secara verbal, melainkan menggunakan tulisan.

Contohnya mudah saja, lihat betapa BBM dan media chatting online lainnya begitu digemari, bahkan teman-teman sekolah / kuliah bisa saling beradu pendapat dengan seru di dalam group chatting ini.

Herannya, saat ketemu misalnya acara kumpul-kumpul atau reuni, kok diem-dieman ya... *ini contoh nyata*

Malas bertanya ... malu-maluin; dalam berkarir misalnya: kalau boss anda meminta anda mengerjakan sesuatu tanyakanlah dengan jelas apa yang dia maksud dan goal akhir yang dikehendaki. Anda bakal surprise kalau ternyata dia (boss anda) tidak semuanya dapat menjelaskan karena alasan yang sama: "Malas tanya kepada atasannya lagi :D"

Pentingnya Bertanya...
Kalau bertanya dengan sopan, itu kebiasaan wajib bila anda tidak merasa cukup jelas, menentukan performansi anda dalam bekerja / belajar / kuliah.

Cara mengatasi malas bertanya adalah persiapan, selalu upayakan anda memiliki kesiapan untuk menjalankan tugas termasuk kemungkinan hambatan yang bakal dihadapi.
Misalnya: Anda diminta mengurus sebuah proyek, maka asal-usul proyek, status proyek, team yang mendukung anda, goal akhir adalah pertanyaan dasar yang informasinya harus anda dapatkan.

Lalu setelahnya pikirkanlah hal-hal yang mungkin terjadi sebagai bahan pertanyaan proaktif, jika atasan anda bilang "kerjakan saja dulu...". Anda mengiyakan seraya bilang kalau ada kesulitan saya tanya Bapak/ Ibu lagi ya...

Percaya atau tidak, bertanya yang baik harus dilatih, supaya anda tidak canggung dan bertanya juga memiliki seni; pertanyaan yang murni bertanya dengan polos menimbulkan amarah, namun apabila anda sodorkan solusi, pasti jawabannya lain.

Contoh: Apakah saya boleh menyewa mobil untuk pergi menjalankan project? Atasan anda mungkin akan bilang "Silakan pikirkan sendiri, gitu aja kok nanya :P"
Cara kedua sebagai alternatif adalah: Saya akan menyewa mobil menjalankan project ini dengan tujuan menghemat, karena perkiraan saya akan banyak mobilitas yang lebih hemat dengan menyewa mobil dibandingkan dengan menggunakan Taksi.

Contoh di atas itu hanya perumpamaan sederhana yang menunjukkan anda menawarkan solusi bukan hanya bertanya.

Malas bertanya juga ditentukan pola pikir anda, kalau anda Malas berpikir, Malas bergerak, dan segala bentuk malas lain, maka suatu hari atasan anda juga bakal malas naikkan fasilitas, naikkan gaji, dst dst; karir anda terhambat bahkan terlambat akibat ulah kita sendiri.

Jadi Masih mau Malas Bertanya? :) silakan pertimbangkan sendiri ya...

Semoga tulisan ini memberikan sedikit pencerahan & dapat menggugah semangat belajar anda mengejar cita-cita.

salam,


kiki4hire
twitter: @kiki4hire @konsultangoceng
website: http://www.kiki4hire.com
blog: http://kiki4hire.blogspot.com
email: info@kiki4hire.com

1 comment:

Silakan komentari